Vlog #2 | Multi-tools Flipped Classroom Bersama Rumah Belajar

Pandemi memang telah mengubah rutinitas kita. Tapi keinginan untuk selalu memberikan pelayan yang terbaik kepada siswa tentunya akan terus membakar semangat untuk mengisi diri. Mengisi diri tidak hanya untuk diri sendiri tetapi jauh lebih berarti jika kita bisa menginspirasi sahabat lainnya. Berbagi bukan hanya memberikan apa yang kita miliki tetapi juga bersedia menerima dan berkolaborasi dengan rekan lainnya untuk menambah kebermanfaatan. Berbagi bersama di berbagai komunitas guru tidak akan membuat ilmu kita akan berkurang tetapi malah menambah pengetahuan kita. Bersama siswa pun tidak jauh berbeda, karena mereka bukanlah kertas kosong yang hanya bisa menerima informasi. Posisi kita dan siswa sama, yaitu team kolaborasi sebagai pencipta ilmu.

Flipped classroom atau pembelajaran kelas terbalik adalah salah satu model pembelajaran yang saya rekomendasikan saat ini. Siswa dapat membangun pemahamannya secara mandiri sebelum kegiatan di kelas berlangsung. Nah terus konten yang dapat mengajak siswa menjadi pebelajar mandiri  dari mana? Ada 2 cara memperolehnya, yaitu menjadi pemakai konten atau menjadi pencipta konten. Saat belum percaya diri menjadi pencipta konten, tidak ada yang salah dengan menjadi pemakainya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Pusat Data Teknologi dan Informasi telah menyiapkan portalnya. Ya Rumah Belajar.  Rumah Belajar dengan berbagai fitur yang dapat kita gunakan dalam pembelajaran? Sekedar menggunakannya? Tidak… kita bisa berinovasi dengannya pula. Kolaborasikan dengan tools yang interaktif dan dapat membuat pembelajaran menjadi menarik.

Saya akan mengajak sahabat sekalian melihat bagaimana flipped classroom multi-tools bersama siswa-siswa saya. Multi-tools dalam artian saya mengkolaborasikan pemanfaatan sumber belajar dari Rumah Belajar, Blog, dan digital tools yang bernama H5P.  Situasi saya kondisikan sesuai dengan situasi belajar siswa saya saat pandemi ya. Jadi kami hanya bertemu secara virtual setiap 2 minggu sekali. Minggu pertama adalah pemberian bahan ajar agar anak-anak saya sempat belajar mandiri membangun pengetahuannya. Disini saya ajak anak mencermati video pembelajaran yang saya dapatkan dari sumber belajar di rumah belajar. Setelah menonton video anak-anak saya ajak mengerjakan lembar kerja interaktif yang saya buat menggunakan H5P. Variasi lembar kerjanya menarik, bisa saya rancang drag and drop, fill in the blank, matching games, atau bentuk aktivitas seru lainnya. Nah kesemuanya ini saya embed di blog saya. Jadi anak-anak mudah dalam mengaksesnya dan bisa berdikusi juga disana. Pada pertemuan kedua saya mengajan anak-anak untuk bertemu secara virtual dengan google meet. Pada sesi ini saya tinggal mengklarifikasi sejauh mana pemahaman anak mengenai konsep yang sudah mereka bangun secara mandiri. Masih memanfaatkan lembar kerja interaktif berbasis H5P saya ajak anak-anak berdiskusi bersama. Yuk simak keseruannya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan