Efek Positif dan Efek Negatif Tanning Kulit

efek-tanning

Tanning kulit yang saat ini menjadi simbol trend kecantikan para selebritis, hendaknya harus dipertimbangkan dengan cermat apabila hendak dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Tanning kulit yang dilakukan dalam jangka panjang, memiliki efek negatif bagi kesehatan, utamanya kesehatan kulit. Walaupun memiliki efek negatif, namun tanning kulit yang biasa dilakukan dengan mesin tanning ataupun penggunaan metode alami seperti pemanfaatan sinar matahari, ternyata juga memiliki efek positif. Apa saja efek positif dan efek negatif tanning kulit. Berikut adalah efek positif dan efek negatif tanning kulit yang dilakukan dalam jangka panjang sebagaimana saya olah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Kanker kulit. Paparan sinar UV-C dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan jaringan kulit secara permanen dan meningkatkan resiko terhadap serangan kulit.
  • Merusak mata. Paparan sinar UV-B dalam jangka panjang akan dapat merusak bagian kornea dan lensa mata dan menjadi pemicu terjadinya photokeratitis. Paparan sinar UV-A dalam jangka panjang dapat merusak saraf pusat penglihatan dan makula, yaitu bagian dari retina yang terletak di bagian belakang mata.
  • Vitamin D. Sinar UV mampu merubah provitamin D dalam tubuh yang terletak dibawah kulit menjadi vitamin D asli, yang berguna sebagai pencegah rakitis tulang.
  • Pembunuh bakteri. Sinar UV juga bisa digunakan untuk membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit, karena sinar UV mampu meningkatkan jumlah dan kecepatan sel darah putih dalam darah yang berfungsi sebagai antibodi.
  • Menurunkan kadar gula. Penetrasi sinar UV ke jaringan kulit mampu meningkatkan kinerja penyerapan glukosa menjadi glikogen, sehingga menurunkan kadar gula.
  • Aliran darah lancar. Peningkatan penyerapan glikogen juga dapat membuat aliran darah lebih lancar karena pembakaran glikogen oleh oksigen.

Itulah beberapa efek positif dan efek negatif tanning kulit bagi tubuh. Tenyata sinar UV yang digunakan dalam proses tanning juga memiliki manfaat yang banyak bagi kesehatan tubuh. Mungkin yang perlu dipertimbangkan dalam proses tanning kulit adalah kadar waktu. Lebih baik melakukan tanning dengan waktu yang singkat namun berkelanjutan daripada melakukannya dalam waktu yang lama namun tidak berkelanjutan.

Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.